BAB 22

1877 Words

Seminggu terasa sangat lama. Aku benar benar bagaikan tawanan rumah. Aku tidak bisa berbuat apa apa. Hanya perpustakaan dan dapur rahasia yang bisa aku singgahi. Karena, kedua tempat itu memang tempat Moyline menghabiskan waktu waktunya dulu. Aku tidak mau seperti Moyline yang dulu. Dia hanya diam diperlakukan seperti apa pun oleh orang lain. Itu tidak pernah terjadi di kamus Henry. Walau aku memang dikucilkan, tetapi orang orang itu juga mendapatkan balasan yang setimpal dengan yang dia lakukan terhadap diriku. Tetapi, sepertinya Moyline tidak seperti itu. Orang orang yang ada di sekitar Moyline selalu menganggap dia lemah. Walau memiliki paras yang cantik dan tubuh yang wangi. Namun, tetap saja tidak ada pengawal yang mau berada di dekat dia. Hanya Uhi dan Merku saja yang setia selalu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD