Aku tidak percaya dengan yang aku lihat. Hasil lukisan yang dibuat oleh orang ini sungguh mengejutkan. Wajah aku dan wajah Jenihelt sangatlah mirip. Padahal, saat aku melihat diriku di dalam cermin, wajahku tidak seperti itu. Wajah yang aku lihat adalah wajah yang selama hidup ini selalu muncul saat aku sedang bercermin. Apakah benar wajah ini yang mereka lihat? Atau ini hanya konspirasi mereka, agar seolah olah inilah wajah aku sekarang. Padahal yang sesungguhnya, wajah asliku adalah wajah yang aku lihat di dalam cermin. “Putri sedang melamun tentang apa?” tanya Merku. Dia selalu bisa membaca diriku yang sedang memikirkan sesuatu. “Enggak ada. Aku lagi memikirkan tentang bubuk sihir,” kataku. Aku memang sempat memikirkan tentang bubuk yang digunakan oleh Jenihelt saat menunjukkan bun

