Bab 23

1044 Words

Aroma nasi goreng mampu membuat Rion cepat-cepat menyelesaikannya mandi pagi nya. Setelah selesai berpakaian, Rion pun segera bergegas menuju meja makan. Wajah Rion sedikit tertekuk saat mendapati nasi goreng miliknya. "Nasi goreng aku kenapa ada sosis gorengnya." Protes Rion saat mendapati nasi gorengnya dihiasi beberapa potong sosis goreng. Araya tersentak mendengar suara Rion yang cukup nyaring, berkat itu pula ia berhasil keluar dari dunia gelap itu. Satu hal yang Araya patut syukuri adalah Rion tak bertemu dengan mamanya. Entah apa yang akan terjadi jika mereka berdua bertemu, mengingat keduanya tak pernah benar-benar berbincang dengan banar. Araya harap kehadiran mamanya tadi cukup hanya dia saja yang tahu. "Ray, kamu di mana?" Suara Rion kembali terdengar. Araya bergegas dan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD