-Evelyn- Sayang, temui aku di apartemen biasa. Kedua mata Rion menatap pop up pesan yang di kirim oleh Evelyn. Rion sangat merindukan Evely. Ia juga harus membahas beberapa hal pada kekasihnya itu. Setelah membalas pesan dari Evelyn, Rion segera meraih kunci mobilnya yang ia letak di atas nakas. Setidaknya, otaknya yang panas bisa diobati dengan bertemu dengan Evelyn. "Mau kemana kamu, Rion?" Teriak mamanya saat melihat Rion yang tergesa-gesa menuruni anak tangga. Wanita itu tahu, anaknya pasti menemui Evelyn, wanita yang telah merusak rumah tangga anaknya. "Bukan urusan mama," jawab Rion ketus. Semenjak kejadian itu, mamanya berubah dan selalu menatap sinis ke arah Rion. Iya, apalagi kalau bukan mengenai Araya. Menantu kesayangannya itu akhirnya pergi jauh dari mama nya. Rion benar

