Bab 12. Kiriman Barang

1441 Words

Julian melangkah perlahan di koridor menuju ruang rawat Keira. Hatinya penuh gejolak, langkah kakinya terasa berat. Dari balik kaca kecil di pintu, ia melihat Keira sedang duduk di tepi ranjang. Wanita itu tampak sedang melipat beberapa pakaian dan memasukkannya ke dalam tas. Rambutnya yang panjang tergerai indah, terlihat lebih sehat dibanding kemarin. Di meja kecil di sebelah ranjang, terdapat beberapa bungkus buah dan buket bunga yang ia kirim diam-diam. Julian berdiri diam, tidak berani masuk. Pintu kamar sedikit terbuka, memperlihatkan Keira yang tengah berbicara dengan perawat yang baru saja masuk. “Bu Keira, semua dokumen administrasi sudah disiapkan. Nanti siang Anda sudah bisa pulang,” ujar perawat dengan sopan. “Terima kasih, ya,” jawab Keira dengan senyum tipis. “Dan kond

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD