Berbaikan (END)

1575 Words

"Mau kemana kamu?" Anggara menatap punggung Shafa yang hampir saja keluar dari pintu utama. Melihat penampilannya Angga yakin kalau anaknya itu akan pergi. "Mau jalan, pa." Shafa berbalik menatap papanya malas "Jalan? Kamu nggak dengerin papa semalam?" Shafa menghela napas kasar, dari raut wajahnya Angga bisa tau kalau putri sulungnya itu tidak suka membahas hal ini. Tapi sebagai ayahnya dan juga ayah Arum, Angga harus melakukannya. "Kamu nggak akan kemana-mana, bentar lagi kita akan ke menemui adikmu." Shafa menggeleng keras. Sebisa mungkin ia menghindari pembahasan yang sama semalam tapi papanya malah mengingatkannya. "Nggak! Dia bukan anak papa!" Shafa menggeleng berusaha menolak ucapan papanya, ia berharap papanya salah dan membenarkan pendapatnya jika dia bukan anak papanya sep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD