Part 02

611 Words
Stela membuka pintu mobilnya dan beranjak keluar. "s**t! Tidak perlu keras-keras, telingaku masih sehat. Dasar b******k!!" omel Stela dengan ketus. "Apa kau bilang? b******k?" sahut Lardo dengan senyum smirknya. "Ya kau b******k!!" ketus Stela. Dengan cepat Lardo merengkuh pinggang Stela dan melumat bibirnya dengan kasar hingga kehabisan napas, segera Lardo melepaskan ciumannya. Stela masih diam mematung, dia tidak percaya yang baru saja terjadi. "First kiss ku. Dasar b******k hikss..." teriak Stela dengan napas menggebu-gebu. Air mata segera turun dari sarangnya. "Kau sendiri yang bilang aku b******k, jadi aku perlihatkan betapa brengseknya Lardo. Ini belum seberapa!" sahut Lardo dengan senyum sinisnya. "Dasar b******k!" teriak Stela sambil bergegas kemobil dan pergi. Lardo masih diam mematung melihat Stela pergi hingga tidak terlihat mobilnya lagi. Sebenarnya Lardo juga merasa menyesal. Ia mengira Stela sudah pernah ciuman sebelumnya, melihat tingkah Stela seperti bad girl. Ternyata dugaan Lardo salah. Ia tersenyum sinis memikirkan beribu cara untuk mendapatkan wanita bermata hijau itu. "Ya aku memang b******k. Suatu hari nanti kau akan lihat betapa brengseknya aku." batin Lardo dengan senyum liciknya. Stela mengendarai mobil sambil menangis. Bayangan first kiss yang di ambil pria b******k tadi selalu hadir di pikirannya. "Arghh s**t! Kenapa harus pria b******k itu yang ngambil first kiss ku. Aku benci pria itu. Arghhh b******k!" teriak Stela di dalam mobil di iringi dengan tangisannya. Setelah sampai di apartemen Della, Stela langsung berlari menuju kamar Della di lantai paling atas. Di dalam lift Stela masih menangis mengingat kejadian di mana first kiss nya di ambil begitu aja oleh pria itu. Bahkan Stela tidak tahu siapa nama pria itu dan sebenarnya juga Stela tidak mau tahu. Sesampai di depan kamar Della, Stela langsung membuka pintu kamar Della dan tidur di kamar Della sambil mengangis. Della yang melihat itu langsung cemas dengan keadaan Stela. Della beranjak dari sofa langsung menghampiri Stela. "Kau kenapa? Cerita sama aku." ucap Della. Stela hanya diam tidak menjawab pertanyaan dari Della. "kenapa diem aja? Apa gunanya aku sebagai sahabat? Kau tidak ingin cerita denganku?" Tanya Della. "Pria itu mengambil first kiss ku hikss.. Hikss..." balas Stela sambil sesekali menghapus air matanya yang tidak ingin berhenti. "Siapa pria itu? Kau kenal dengannya? Kenapa dia berani sekali mengambil first kiss sahabat polos ku ini!" geram Della. "Pria yang aku ceritain saat di club malam waktu itu. Pria yang sedang melakukan seks di toilet." balas Stela lesu. "Oh GOD! Kau ketemu dengannya lagi?" tanya Della terkejut. "Iya tadi aku tidak sengaja menabrak mobilnya. Pria itu marah langsung cium aku begitu aja. First kiss ku hikss... Hikss..." balas Stela dengan air mata yang mulai luruh lagi. "Lain kali kalau kita bertemu lagi langsung hajar sampai babak belur sekalian." ucap Della menggebu-gebu. Enak saja pria itu ingin merusak sahabat polosnya itu. Itu tidak akan terjadi! Stela hanya diam. Di pikirannya hanya ada kata "Rip. bibir sexy ku sudah tidak prawan lagi ". Stela kembali mengangis. Segera Della beranjak lebih mendekat lagi dengannya untuk memeluk dan menenangkan Stela. "Sudah cukup jangan menangis lagi. Kau jelek sekali kalau menangis. Stela yang ku kenal kuat, tidak pernah menangis!" ucap Della melepaskan pelukannya lalu tersenyum. Stela hanya bisa tersenyum bahagia mempunyai sahabat yang selalu ada di saat suka maupun duka. "Aku ingin minum wine, kau punya?" tanya Stela. "Ada. Bentar, aku ambil dulu." jawab della lalu beranjak mengambil sebotol wine. Della kembali ke kamar membawa sebotol wine di taruh di meja dekat kamar tidurnya. Stela segera mengambil wine dan meminumnya tanpa menggunakan gelas. Ya, Stela stress atas kejadian tadi, jadi ia melampiaskan semua itu dengan sebotol wine hingga tandas. Stela beranjak mengambil rokok yang ada di tasnya dan menyalakan rokok itu. Sekarang stela benar-benar seperti bad girl. Bukan hanya seperti, lebih tepatnya bad girl.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD