34

1346 Words

Bab 34 "Aku benar-benar gak percaya, Bu." Ucap suara bariton yang dalam. "Tapi kali ini ibu sudah keterlaluan." Martini tampak tidak terganggu dengan sikap putranya. "Arsjad, mana sopan santunmu? Kenalan dulu sama Naura, dia anaknya Pak Thalib yang rumahnya dekat taman komplek." Mendengar ucapan ibunya, tiba-tiba saja Arsjad teringat Marsha. Dia menghela napas sedih, helaannya terlalu keras sampai Martini kaget. Arsjad menyadari kesalahannya, lalu  tatapannya beralih ke gadis yang sudah mengulurkan tangannya dengan malu-malu.  "Senang berkenalan dengan mu." Tangan Arsjad membungkus tangan Naura. Gadis itu menatap Arsjad dengan sorot mata penuh kekaguman. Semua itu terjadi dalam sekejap, karena Arsjad segera melepas tangannya dan kembali memusatkan perhatian pada ibunya yang sibuk menye

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD