BRAK!! Yasmin tersentak. Stevy baru saja melempar sebuah nampan di atas meja. "Enak ya tiduran di saat pekerjaan masih menumpuk?!" sindir Stevy. Yasmin mencengkeram kain rok di atas pahanya. Ia hanya berniat beristirahat sebentar karena kakinya terasa ngilu, tetapi siapa sangka Yasmin malah ketiduran. "Maaf-- aku tadi hanya istirahat sebentar," Yasmin segera berdiri. Stevy menatap dingin padanya. "Kamu dipecat." Yasmin terbelalak. "Dipecat? mengapa?" Stevy menaikkan sudut bibirnya. "Nyonya Deborah tak sudi mempunyai karyawan kasar dan ceroboh seperti Kamu. Setelah kemarin hampir melukai Tuan Abraham dengan teh panas, hari ini Kamu malah mengotori pakaian salah satu tamu. Setelah semua itu, apa Kamu masih mau membela diri?!!" Yasmin tak menampik kata-kata Stevy. Siang tadi ia mem

