Kanaya memperhatikan perut Alexa yang membuncit walau belum terlalu besar. Tubuhnya yang berbalut gaun coklat ketat memperlihatkan lekuk tubuhnya yang tidak lagi seperti dulu. Terutama perut buncitnya. Segala macam pikiran tentang Alexa mulai muncul. Ini pertama kalinya mereka berjumpa setelah Kanaya melihat Alexa di apotek. “Alexa,” gumam Max. Pria itu sedikit kaget melihat Alexa kembali setelah sekian lama tidak berjumpa. “Kamu hamil?” tanya Kanaya jujur membuat semua mata mengarah padanya. Alexa yang mendapat pertanyaan dari Kanaya langsung menatap perutnya. Wajahnya tertekuk seolah tidak suka kalau dikatakan hamil. “Ini lemak, bukan janin. Sejak aku pindah ke Bali aku jadi jarang nge-gym dan suami aku terus ngasih makanan. Jadinya buncit.” Alexa mengusap perutnya membuat Kanaya

