Takeru membawa tubuhnya untuk berjongkok dan memungut beberapa buku lain yang juga bersampul kan kulit hewan. Namun saat Takeru mengambil buku itu dengan tubuh merendah, Takeru merasakan suatu getaran di atas lantai. Isaac sontak membolakan netranya lalu melirik ke arah Isaac yang juga sudah berdiri tanpa disadari oleh Takeru kapan pemuda itu berdiri. “yang mulia apakah anda merasakan getaran—“ Takeru hendak bertanya Namum Isaac menatap ke arah jendela dengan tatapan khusus. “Phantasiae tipe khusus.” ujar Isaac dengan tatapan menerawang ke luar jendela, penasaran dengan apa yang dimaksud dan dilihat oleh Isaac, Takeru membawa langkahnya mendekat pada pemuda itu, lalu ikut membawa tatapannya ke arah yang menjadi fokus indera penglihatan Isaac. Saat Takeru menatap ke arah itu ia melihat s

