Jauhkan Aku

1085 Words

Begitu terbangun dari pingsan Agis sudah berada di kamarnya lagi. Sekarang bukan lagi Dara yang menungguinya, tapi ada Salwa yang diperintahkan Wati membantu suster Ina menemani Agis selama dalam masa perawatan. “Kamu siapa?” Lekat mata Agis menatap Salwa. Semalaman Salwa bolak-balik ke kamar Agis menemani Dara di sana hingga fajar menyingsing, tapi tak kunjung kehadirannya dianggap ada. Baru sekarang Agis mengajaknya bicara. Salwa yang tadinya duduk di sofa dekat dengan jendela dan balkon kamar menyambangi Agis. Dia tersenyum sebelum duduk di tepi kasur tempat Agis berbaring. “Boleh aku duduk di sini?” Agis mengangguk, dia melihat sekeliling. Di kamar ini cuma ada mereka berdua saja. “Kamu aman di sini Agis, tenang, kamu aman.” Kalimat yang sering dibisikkan suster Ina membuat mata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD