Pagi ini rencana yang sudah disusun terpaksa batal. Semalaman Wati menemani Agis hingga suster Ina kembali. Dia tidak tega memaksakan kehendak, rasanya sudah cukup kemalangan yang dialami Agis. Terus menerus Agis mengungkapkan permintaan yang sama. Dia tidak ingin menikah dengan Alvin. Sepertinya Wengi masih dicekam rasa takut berlebih, belum bisa diajak berdialog normal. Jadilah, Wati hanya bisa mengiyakan permintaannya. Terus membisikan kalimat positif agar Agis tenang dan tidak terus menangis. Kalau memang Agis menolak untuk menikah dengan Alvin, apa boleh buat. Berarti itu memang bukan jalan keluar yang terbaik untuk masalah yang sedang mereka hadapi ini. Mungkin Agis butuh waktu untuk menenangkan diri. Jadilah mereka sepakat menunggu Agis benar-benar siap diajak diskusi baru men

