《10》Baik-Baik Saja

1013 Words

Nasya membuka kedua bola matanya, mencoba menyesuaikan cahaya yang berusaha masuk di kedua netranya. Nasya membukanya secara perlahan, kepalanya masih terasa sedikit pusing. Nasya juga yakin kedua matanya sudah sangat bengkak. Nasya menyibakan selimutnya dan berjalan dengan malas menuju kamar mandi. Setelahnya, ia memutuskan untuk mandi agar tubuhnya menjadi lebih segar. Setelah mandi, Nasya segera keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga satu persatu. Di meja makan sudah terhidang beberapa makanan untuk sarapan. Nasya langsung menuju meja makan dan segera duduk di sana. "Selamat pagi, Bunda! Kok ngga bangunin Nasya sih? Bunda kan jadi capek masak sendiri." Nasya menatap Andyra yang sedang sibuk menata piring di meja makan. Andyra berjalan menghampiri Nasya, di kecupnya puncak kep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD