Bab 22 – Prahara Kaos Outing

1540 Words

“Pagi Sheryl,” sapa Marlina saat mendapati Sheryl baru saja memasuki lobby gedung kantor mereka. Sheryl pun tersenyum mendapati Marlina yang sedang berjalan bersama Merisa menuju tangga untuk pergi ke minimarket yang berlokasi di area basement gedung kantor mereka. “Pagi, Mbak Mar, pagi Merisa.” Terpaksa Sheryl menyapa Merisa juga karena gadis yang hobi tantrum itu sedang berjalan bersama Marlina yang telah berbaik hati menyapanya. Namun, memang dasar sial. Pagi-pagi Sheryl sudah dibuat kesal. Merisa memasang raut wajah masam dan melengos begitu saja tanpa membalas sapaan Sheryl. Jangankan menyapa balik, tersenyum pada Sheryl saja tidak. Bagaimana Sheryl tidak dongkol? Sheryl pun tak dapat berbuat apa-apa kecuali terus melangkah menuju lift yang akan membawanya ke kantor firma hukum yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD