Suara dering ponsel membangunkan Sheryl dari tidur lelapnya. “Halo,” ujarnya dengan suara khas orang baru bangun tidur. “Sayang, kamu masih tidur ya?” tanya Radit dari sambungan telepon yang menyadari suara orang mengantuk dari gadis yang sedang diteleponnya. “Hehe … namanya juga pengangguran,” jawab Sheryl seraya mengubah posisi berbaringnya. “Huh! Dasar pemalas!” “Lagian kamu ngapain sih telpon? Kerja sana. Nanti dimarahin babeh kamu tuh si pak Herman.” “Lho? Ini kan tanggal merah, Yang,” ujar Radit yang membuat Sheryl menepuk dahinya. “Oh, iya ya? Ya ampun, maaf, lupa. Kan pengangguran.” “Hari ini kamu gak boleh jadi pengangguran. Aku mau kasih tugas untuk kamu.” “Hah? Tugas apa?” “Temenin aku ke pet care.” “Mau ngapain?” “Mandiin kamu.” “Hah?!” Dua jam kemudian, tepatnya p

