“Mas, sepertinya aku butuh bantuan,” kata Bu Aan dalam sebuah percakapan dengan suaminya. “Bantuan apa, Neng? Gak usah minta juga pasti Mas Sum bantu,” jawab Pak Sumitro dengan pandangan yang menggoda. “Ih, serius, Mas,” “Bantuan apa?” akhirnya mimik wajah Pak Sumitro tampak lebih serius. “Kayaknya aku butuh data kependudukan dari kelurahan buat tahu alamat seseorang,” ucap Bu Aan. “Ya ampun, Neng, ini apa lagi? Bukannya sudah tahu alamat Ceu Romlah ,” “Bukan, Mas, beda lagi!” “Hmm... Neng... Neng... “ komentar Pak Sumitro sambil menggelengkan kepala. “Kali ini kamu mau menyelidiki apa lagi?” sambung Pak Sumitro. “Mak Iroh,” “Hah? Siapa lagi itu Mak Iroh? “Mas Sum gak akan kenal, tapi aku penasaran banget sama dia, makanya aku butuh alamatnya,” “Oalah, ngapain tanya ke keluraha

