Siang Itu

1157 Words

“Betulan, Ceu. Memang dia siapa sih?” “Mama nya Salim, teman Si Kembar di sekolah,” Entah Ceu Romlah melantur, entah benar, Bu Aan tidak begitu menanggapi ocehan Ceu Romlah. Yang pasti Bu Aan tidak berpikir macam-macam soal pembelinya yang satu itu, malah bersyukur, sekarang ia punya calon pembeli setia baru, semoga dia awet berbelanja di tempatnya seperti Teh Tari. Soal Teh Tari, sekarang sudah tidak ada kabar-kabar miring tentang dia, atau masih belum. Ini sebuah perkembangan ke arah yang sangat baik dari Teh Tari. Untuk kasusnya dengan Ceu Euis waktu itu, semua sudah diselesaikan secara kekeluargaan, bahkan sampai melibatkan RT setempat, kebetulan mereka rumahnya kan bertetangga. Luka-luka dan lecet-lecet ringan yang diderita Ceu Eusi sudah ditanggulangi oleh Kang Yayat, perkara uan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD