Chapter 40. Foto Nadira Dan Dava.

1341 Words

“Kak… gimana?” tanya Nadira lirih. “Ssst… tenang ajah, Sayang! Santai, okay!” Dava menutup bibir Nadira dengan jari telunjuknya sambil tersenyum gemas melihat raut wajahnya yang panik. Nadira pun mengangguk percaya, karena Dava yang akan menghadapi semua pertanyaan asisten Rifky. Setelah Dava membukakan kunci mobil otomatisnya, Nadira pun turun sendiri dengan raut wajah meringis lirih. “Hai… Pak Rifky,” sapanya serileks mungkin. Namun, asisten Rifky hanya menyunggingkan bibirnya samar, tidak membalas sapaan dari Nadira. Nadira yang merasa asisten Rifky sedang mencurigainya, nampak salah tingkah. Bagitu juga dengan Dava yang sama turun dari mobilnya,menyapa sambil tersenyum simpul melihat raut wajah tegang asisten Rifky yang nampak menatap penuh tanya ke arahnya dan juga ke arah Nadir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD