Chapter 41. Cemburunya Dava.

1316 Words

Di ruang kerja CEO Dava Arya Bima. Dava terlihat tidak focus untuk bekerja, dari pagi hingga siang ini. Netranya terus melirik ke arah Nadira yang duduk dengan tenang di kursinya. Entah apa yang sedang terjadi dengan wanitanya tersebut. Dari semalam sampai detik ini, Nadira mendiamkannya. Bahkan, ia seperti orang yang bicara dengan patung atau benda mati lainnya. Semalaman sebelum tidur, tersiksa menahan rindu pada Nadira. Telponnya tidak aktif, tidak bisa dihubungi sama sekali. Pagi-pagi, Nadira datang hampir telat dengan mengabaikan sapaan dan pertanyaannya. Selama di ruangan kerja, terlihat banyak diam dan memalingkan wajah. Bahkan, Dava sudah mencoba mencuri cium4n, malah ditepisnya. “Yang, kamu belum jawab semua pertanyaanku sejak pagi tadi. Apa yang sedang kamu pikirkan, huem? Ken

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD