Chapter 32. Presentasi Dadakan.

1202 Words

Medina terus memperhatikan interaksi antara Dava dan Nadira. Nampak sekali raut cemburu yang tergambar dari diri Medina. Namun, ia pun buru-buru menepisnya jauh-jauh. Dirinya pun sudah memiliki kekasih, dan sebentar lagi akan segera bertunangan, tidak seharusnya merasakan cemburu seperti itu. Yang menjadi rasa penasaran Medina sedari tadi. Apakah mungkin, Nadira bekerja di perusahaan milik Dava? Ya, bisa saja itu benar adanya. Beberapa hari yang lalu, Nadira sempat meminta tolong kepadanya untuk mencarikan lowongan pekerjaan. Medina pun nampak mangut-mangut sambil mengulum senyum, sepertinya pemikirannya sangat tepat. Sesekali, Nadira melirik ke arah Medina yang ternyata sedang focus menatap ke arahnya dan Dava. Ia pun melemparkan senyuman tipis, sambil mengangguk lirih di sela makannya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD