Brenda nampak terkejut sambil mengernyitkan dahinya heran, ketika melihat Nadira dan anaknya yang masih berada di dalam toilet. ‘Kenapa mereka masih ada di sini? Apa yang mereka lakukan di dalam toilet? Aneh!’ bathinnya bermonolog. Sementara Nadira nampak santai ketika melihat raut wajah Brenda yang terlihat terkejut aneh ke arahnya dan juga ke arah putrinya, Nanda. Dan Nanda, masih saja nampak ketakutan terhadap wanita itu, hingga ia bersembunyi di balik punggung ibunya. “Bunda… Nanda takut,” ucapnya lirih. “Iya, Sayang. Jangan takut, ada bunda di sini!” bujuk Nadira sambil menggenggam jemari kecil putrinya yang gemetar lirih. Tatapannya tidak lepas dari raut wajah Brenda yang tidak menyukai mereka. Brenda pun lantas berjalan ke arah washtafel, untuk mencuci tangannya menggunakan sab

