Chapter 44. Keputusan Saka Arya Bima.

1227 Words

Dava menghembuskan napas berat, ketika membaca pesan singkat yang masuk ke dalam ponselnya. Tidak biasanya sang ayah mencampuri masalah pekerjaannya yang sudah dipercayakan kepadanya setelah pensiun. Ia harus bertemu secepatnya, hanya tinggal besok waktu keberangkatannya ke Surabaya. Dengan menempuh jarak yang cukup cepat, namun tetap berhati-hati, Dava pun akhirnya sampai di kediaman megah kedua orang tuanya. Dava bergegas masuk ke dalam rumah megah itu, setelah memarkirkan mobilnya di garasi. Penjaga rumah dan pelayan pun memberi hormat untuk menyambut kedatangannya dengan sangat ramah. Dava hanya tersenyum seadanya, sambil menanyakan keberadaan kedua orang tuanya kepada pelayan. “Tuan Besar, Nyonya Besar, dan Non Davina, sedang berada di lantai tiga, Den. Kan, Non Brenda sedang mai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD