Chapter 67. Mengantar Sekolah Si Kembar.

1178 Words

Di meja makan keluarga, untuk kedua kalinya Dava bisa sarapan bersama Nadira, si kembar dan juga calon ayah mertuanya. Suatu kebahagiaan yang tiada terkira bagi Dava dengan berada di tengah-tengah kehangatan mereka. “Boleh nambah, nasi gorengnya, Sayang?” bisik Dava di samping Nadira. Nadira pun tersenyum tipis, sambil mengambil piring Dava yang masih tersisa sedikit, lalu kembali mengisi piringnya dengan nasi goreng disertai topingnya. “Makasih, Sayang,” ucap Dava saat menerima piringnya kembali yang sudah diisi nasi goreng oleh Nadira. “Heem, suka ya, Kak! Emangnya, enak banget, huem?” tanya Nadira sambil mengulum senyum. Dava pun mengangguk sambil memasukkan nasi goreng miliknya ke dalam mulut. “Nasi goreng terlezat yang pernah aku makan, Sayang,” pujinya berlebihan. “Dih, lebay!”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD