“Buka masker dan kaca matamu, Kak! Mereka tidak akan bisa mengenalimu, jika kamu menutupi wajahmu ini,” bisik Nadira ketika menyadari pandangan kedua anak kembarnya nampak diam, tak mengenali sosok Dava yang berdiri di hadapan mereka. Dava tidak mengikuti ucapan Nadira, karena khawatir kekasihnya akan terkejut dengan penampakan wajahnya yang dipenuhi lebam kemerahan. Namun, Dava malah balik bertanya kepada Nadira, dengan apa yang ada di hadapannya. “A-apakah mereka Anak-anakmu, Dira? Dan itu, apakah Suamimu, huem?” tanya Dava nampak sedikit cemburu. Mendengar hal itu, Nadira spontan tergelak tawa dibuatnya. Ayahnya sendiri dibilang suaminya, sungguh pertanyaan menggelikan bagi Nadira. “Bunda…. !” teriak Nanda dan Nando secara bersamaan menghampiri Nadira. “Iya, Sayang! Sini, peluk Bun

