Tak lama setelah Saka dan Mentari beristirahat sejenak di kamarnya, mereka pun mulai menyusun langkah untuk menemui alamat pasti rumah dokter Rima. “Pah, apa Papa yakin, jika Dokter Rima adalah pemegang kunci di mana sebenarnya Anak kandung kita berada?” tanya Mentari mulai meragukan. Pasalnya, dokter Rima terkenal salah satu dokter terbaik rumah sakit di Surabaya. Jadi, tidak mungkin, Dokter Rima akan melakukan kejahatan seperti menukar bayinya dengan bayi orang lain. Saka nampak mengedikkan bahunya, tidak tahu pasti dengan apa yang ada di dalam pikirannya. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mencoba menemui dokter Rima. Jika beruntung, ia akan menemukan titik terang, jika tidak beruntung, ia akan tetap berusaha dengan keras. “Kita coba dulu saja, Mah. Kalau tidak dicoba, bagaimana k

