"Iya, ini aku udah lagi di jalan kok. Tadi foto-foto sama teman-teman dulu, jadi agak lama. Ibu udah di restoran sama Mbak?" Lovandra berjalan dengan terburu-buru. Senyum di wajahnya tidak pernah surut membayangkan bahwa hari ini akhirnya tiba juga. Dirinya yang memiliki ketakutan terhadap darah justru nekat mendaftar ke akademi perawat karena obsesinya untuk merawat orang sakit. Itu semua berawal dari dirinya yang gagal merawat ayahnya ketika sakit karena terlalu sibuk bermain-main hingga ayahnya tutup usia. Penyesalan itu terus menghantui Lova sehingga dirinya ingin menjadi perawat meskipun sebelumnya tidak memiliki ketertarikan di dunia medis. Dan hari ini adalah hari dimana dirinya berhasil menyelesaikan pendidikannya sebagai perawat dengan baik dan dalam perjalanan untuk merayakan

