2.7

1529 Words

"Hebat banget ya, padahal habis bikin masalah dengan berkomplot sama pembelot keluarga, tapi masih bisa tetap masuk kerja." Lucas mulai menyesal karena dirinya mengiyakan keinginan Gali yang memintanya untuk masuk kerja hari ini. Karena di awal dirinya masuk, sebuah musibah justru datang menghampirinya Betrand dengan wajah bangga karena akhirnya bisa diterima di kantor pusat, menghadangnya dan melontarkan kalimat ngajak ribut yang nyaris membuat Lucas hilang kontrol. "Selamat pagi, Pak Betrand. Maafkan saya yang tadi sempat tidak mengenali Bapak karena sudah terlalu lama tidak bertemu. Bapak kayaknya betah di kantor cabang makanya baru bisa kemni sekarang?" Mengucapkan kalimat itu dengan tersenyum, justru membuat Betrand di depannya kehilangan senyum. Namun Lucas tidak perduli. Yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD