50

1540 Words

"Kita berdua boleh gabung disini engga sih?" Di meja itu, semua orang saling pandang dengan senyum kaku. Namun ada satu orang orang justru dengan santai menyantap iga bakar yang baru saja diantarkan oleh seorang pelayan, bersikap seakan tidak terganggu dengan keberadaan dua orang yang salah satunya tidak pandai menilai situasi sama sekali. "Venus, mereka rekan kerja dan sengaja makan diluar sama-sama. Masa kita malah gabung sama mereka? Yang ada kita malah jadi ganggu obrolan mereka nanti." Adalah Galilleo yang langsung menarik tangan tunangannya itu. Pria itu memasang senyum ramah pada yang lain, kemudian berujar, "Kalau gitu kami cari meja dulu. Selamat makan siang." Hanya begitu saja dan mereka sudah berlalu mengambil satu meja kosong yang keberadaannya lumayan jauh dari tempat J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD