"Loh, kok Gali nya engga ditemenin ambil makan, Bu? Nanti kalau dia diculik sama ibu-ibu yang mendambakan calon mantu yang tampan dan mapan, gimana?" Lovandra dengan senang hati memutar bola matanya dengan malas. "Bapak jangan resek deh," sungut nya kesal. Janendra yang sedang menggigit semur dagingnya itu, terkikik pelan. "Saya ngomong serius, Bu. Ibu engga lihat itu dari yang muda sampai yang tua pada ngelirik genit ke dia?" Dengan tanpa disadari, Lova langsung menoleh ke belakang dimana Gali sedang mengambil makanan ke piringnya. Ia mendengus menyadari apa yang dikatakan Janendra adalah benar, bahkan ada beberapa wanita yang berbaris di belakang Gali sambil membawa piring mereka. Dalam penglihatannya, Lova mendapati mereka yang sedang berbicara dengan Gali. "Lagian bukan urusan sa

