Episode 2

269 Words
Sesampainya disekolah Reina berjalan santai memasuki ruang kelas nya, dengan bersamaan rendi pun ingin keluar dari kelas, sehinggaa... Brruuuukkkk!! Rendi dan Reina pun jatuh. "Aduhhh.. eh lu jalan liat liat dong" ucap Rendi sambil berdiri. Dia memperhatikan Reina yang terdiam di dilantai. "Eh lu pura pura pingsan ya, sengaja minta gue gendong, sorry ya gue ga bakal ketipu", ucap Rendi yang lagi lagi tak ada jawaban dari Reina. Rendi menepuk nepuk pipi Reina pelan dan panik lalu menggendong Reina ke UKS sekolah. *** "Aduhh..", Reina mengernyitkan dahi nya dan memegang kepalanya karna pusing. "Rein, lu udah sadar", Rendi membantu Reina yang ingin duduk. " Gue kenapa ada disini sih, kepala gue pusing lagi", tanya Reina pada Rendi sambil memijat kepalanya. " Tadi lu nabrak gue, trus lu pingsan, jadi gue bawa kesini", jawab Rendi. "Gue nabrak lu, yang ada lu yang nabrak gue ", bantah Reina merasa dia yang ditabrak. " Jelas jelas lu yang nabrak gue, gue tadi mau kekantin tiba tiba aja lu nongol depan pintu, jadi ketabrak" jelas Rendi. "Udah ah males gue debat sama lu, gue mau kekelas aja", ucap Reina. " Kata dokter lu perlu istirahat, mending lu istirahat aja dulu disini ", Saran Rendi pada Reina. "Gue gak papa kok", berusaha turun dari brankar UKS. Karna masih lemas Reina pun mau jatuh, dengan sergap Rendi menangkapnya, dan mereka pun saling tatap. "Kan udah gue bilang, lu harus istirahat", ucap Rendi sambil membantu Reina naik keatas brankar lagi. " Ya udah gue balik kelas dulu, tidur aja lu disini", ucap Rendi. Reina pun cuma mengangguk dan merebahkan tubuhnya yang lemas itu ke brankar UKS.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD