BEAUTIFUL MARRIAGE EPS 11

739 Words
BEAUTIFUL MARRIAGE Lead female : Jungkook x cheon Episode : 11 Perlahan virzie pun meniup lilin nya dengan senang membuat ketiga temannya tersenyum bahagia. " Aku sangat terharu loh?, tapi aneh juga karena ulang tahunku tahun ini tidak ada hyerin,!" Ucap virzie dengan sedih. " Maklumi saja sekarang diakan sudah memiliki babby," ucapMU sambil tersenyum. " Iya kita sudah menjadi seorang bibi sekarang, nona cheon waeyo? Mana babby mu? apakah kau tidak berniat untuk memberikan kami keponakan juga?" Ucap Yanti sambil tertawa membuatmu Tersenyum. " Aku sedang memprosesnya setiap hari."ucapmu dengan tawa nya. " Arhhh kiyowo, aku sangat iri denganmu. Kau tahu kau memiliki pria seperti jungkook itu sangat kerennnnnnnn dia tampan dan juga mapan, dan yang lebih bagus lagi dia terlihat sangat mencintaimu Aku jadi ingin memiliki pendamping seperti itu." ucap adelia. " Aiss ini masih terlalu dini." Ucapmu malu menjawab pertanyaan Yanti. " Sudah satu tahun loh, Kau seharusnya sudah memiliki bayi kan?" Tanya Yanti. " Nee aku mengerti, Hhe dan lagi Adelia, kau jangan bermimpi untuk bisa mendapatkan suami seperti oppa ku, dia itu limited. cuma satu didunia ini." ucapmu membuat semuanya tertawa lucu. "Arhhhh." lirihmu yang tiba tiba saja memegangi perutnya karena nyeri yang dia rasakan membuat ketiga temannya terkejut. " Kenapa???"ucap virzie "Ahh tidak tidak .. aku baik baik saja." ucapmu sambil menaruh kue ulang tahun untuk virzie. " Benar tidak papa?" Ucap yanti dengan panik. " Ayolah ini adalah malam paling bahagia virzie. jangan menghiraukan aku, lebih baik kita potong kuenya." Ucapmu sambil tersenyum menatap ketiga temannya yang terlihat cemas. [Jerman] Nampak jungkook sedang berlari dan berusaha menutup pintu rapat rapat. Dia berlari dan bergegas menuju ke kamar mandi lalu menyiram dirinya sendiri dengan air shower yang dingin. Byurrrrrr .... Bruakkkkk .... Suara hantaman tangan jungkook saat itu karena tidak mengerti dengan apa yang dia rasakan. " Sial .. siapa yang berani memasukan obat cinta padaku!!" Ucap jungkook sambil membasahi tubuhnya sendiri. Tak lama kemudian .. Toktoktok ... Ia terkejut dan berbalik menatap kearah pintu. " Tuan nim aku kemari untuk memberikan berkas yang harus kau tanda tangani," ucap Kyung he dibalik pintu membuat Jungkook menghela nafas panjangnya. " Arhhh. Chagii tolong aku!" Lirih Jungkook sambil memegangi dadanya yang tampak sesak dan panas yang teramat sangat. [ Restoran Seoul Korea] Kau yang tampak sedang akan meminum air putih pun tiba tiba gelasnya terjatuh dan pecah seketika karena seakan mendengar lirih Jungkook> Prankkkk ... Suara pecahan gelas tersebut. Tentu saja membuat ketiga temannya terkejut. " Kau tidak kenapa Napa kan? Kenapa tanganmu gemetar begitu?" tanya adelia dengan khawatir. Namun kau hanya terdiam karena heran dengan perasaanmu sendiri. " Perasaan apa ini? Kenapa aku seperti mendengar suara oppa?" Ucapmu dalam hati sambil menatap kearah pecahan gelas tersebut. [Hotel Jerman] Beberapa menit kemudian, Kyung he pun masuk karena pintu ternyata tidak dikunci dari dalam. Terdapat jungkook sedang tersipuh dikamar mandi, dan ia pun terkejut lalu menghampiri jungkook. " Tuan Nim, Anda kenapa?" Ucap Kyung he dengan cemas. " Menjauhkan dariku." Ucap jungkook sambil menepis tangan Kyung he. " Tidak tuan, kau pasti sedang kenapa Napa, biar aku membantumu keluar dari sini."" Ucap Kyung he sambil menarik sikut Jungkook. Namun Jungkook refleks dengan keras mendorong tubuh Kyung he hingga mengenai pintu kamar mandi. " Hentikan, Jimin .... Dimana dia?" Jerit Jungkook sambil memegangi dadanya. " Jimin sudah tertidur tuan!" Ucap Kyung he. " Bagaimana bisa dia tidur disaat aku sedang seperti ini?" Ucap jungkook sambil menangis. [Korea Seoul] Terlihat kau sedang memegangi kalung dari jungkook dengan keadaan cemasnya. " Oppa, kau disana baik baik saja kan?" Ucapmu diam sambil memerhatikan teman temannya yang sedang asik berfoto. [Hotel Jerman] Jungkook masih merasakan kepanasan yang luar biasa, sementara Kyung he tampak senang dengan apa yang dilihatnya. " Tuan kau tidak akan bisa apa apa tanpa aku." Ucap Kyung he sambil tersenyum membuat Jungkook terkejut. " Apa maksudmu?" Ucap jungkook dengan mata yang berkaca kaca menatap Kyung he yang semakin lama semakin memudar. Pandangannya semakin kabur dan Kyung he pun berjalan pelan lalu membungkuk kemudian mencium bibir Jungkook dengan lembut. ??????????????????????? " Aku bisa membantumu melewati malam yang mengerikan ini tuan Nim." ucap Kyung he disela sela ciumannya. Entah bagaimana bisa, saat Kyung he menciumnya, jungkook bahkan tidak berontak. Seakan dia juga menikmati ciuman tersebut. [Seoul Korea] Tiba tiba kalung yang dipegang olehmu pun terputus dan terjatuh kelantai. Hal itu tentu saja membuat kau terkejut dan terdiam sejenak menatap kalungnya yang terputus. Selanjutnya apa yang akan terjadi? To be continued..
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD