BEAUTIFUL MARRIAGE
Lead female : Jungkook x cheon
Episode : 9
Beberapa jam kemudian ..
Jam menunjukan pukul 21.00 kst.
Terlihat Jungkook dan Jimin sedang memeriksa hasil interview para pelamar kerja tadi pagi. Mereka berdua tampak kelelahan karena tidak bisa beristirahat sebelum mereka menemukan seseorang yang cocok untuk menjadi pengganti sekertaris jungkook yang sebelumnya mengundurkan diri.
Bruakkkk suara hantaman berkas yang Jimin hentakan ke meja membuat Jungkook terkejut.
" Huwaaaa ??? aku mau pulang!" Ucap Jimin sambil merengek membuat jungkook menggelengkan kepalanya.
" Sebentar lagi lah, masih ada beberapa file yang belum diperiksa!" Ucap jungkook menenangkan Jimin.
" Tapi inikan harusnya pekerjaan namjoon Hyung, Kenapa harus aku? Manusia dikantor banyak, Kerjaannya buat apa coba?" Ucap Jimin sambil menunduk kesal.
" Jangan merengek begitu, aku jengah melihatnya!" Ucap jungkook.
" Tapi Jung, Kita periksa data file sudah 3 jam loh, belum ada juga yang cocok. Bagaimana jika memang tidak cocok,!" Ucap Jimin sedih.
Namun Jungkook mengabaikannya dan membuka file terakhir dari 100+ file lamaran.
" Ahh sepertinya tidak." Ucap jungkook sambil menatap Jimin.
" Maksudmu?" Ucap Jimin sambil terkejut merebut file yang sedang dipegang Jungkook.
Menatap file tersebut, Jimin lebih terkejut lagi ketika terpapang jelas disitu pemilik file yang sebenarnya adalah lee Kyung he.
" Andwae! tidak dia juga." Ucap jimin menatap Jungkook.
" Wae? IQ nya 145 hampir sama dengan namjoon kan." Ucap jungkook.
" Tapi aku tidak menyukainya." Ucap Jimin.
" Dia bekerja disini untuk perusahaan. bukan untuk disukai olehmu, Jadi jangan merengek, itu keputusanku. Asal kau tau saja otak ini sudah lelah!" Ucap jungkook sambil bangkit dan pergi meninggalkan Jimin sendiri dengan berkas yang menumpuk dimeja.
Melihat Jungkook pergi, Jimin pun menatap foto Kyung he dengan seksama oleh mata sipitnya.
" Punya IQ tinggi tapi menjual dirinya dinegara orang lain? Kenapa dia tidak melamar pekerjaan kantoran sejak dulu? Aku rasa dia dengan IQ besar tidak mungkin bodoh kan?" Ucap Jimin dalam hati sambil menatap wajah kyung dalam foto.
S
K
I
P
[Rumah Jungkook]
Terlihat Jungkook masuk kedalam rumah dan langsung bergegas menuju kamarnya.
Ketika ia berada didepan kamar, alangkah terkejutnya jungkook ketika mendengar suara Isak tangismu dari dalam kamar.
" Hiksss .. hiksss .. hikssss" suara lirihmu membuat Jungkook terkejut dan langsung mendobrak pintu.
" Chagii?" Teriak Jungkook sambil membuka pintu.
Hal itu tentu saja membuatmu Terkejut.
" Oppa? Wae?" Ucapmu sambil berlinang air mata.
Ia berjalan menghampiri mu kemudian memelukmu dengan erat karena cemas.
" Kau kenapa chagii? Apakah ada yang melukaimu?" Ucap jungkook dengan cemasnya membuatmu heran.
" Oppa minggir jangan duduk disitu aku lagi nonton drama?." ucapmu membuat jungkook mengerutkan keningnya lalu menatap ponselmu yang sedang disandarkan di bantal.
" Uhhhhh ... Chagii,!!!??? Kau membuatku cemas." Ucap jungkook membuatmu terdiam sejenak menatap wajahnya.
" Waeyo?? Oppa kau datang datang langsung begini! Aku hanya nonton drama saja. Apanya yang bikin cemas?" ucapmu.
" Iya tidak gitu juga chagii, kau kan tahu jika semenjak kita menikah aku tidak pernah mellihatmu menangis, dan barusan kau menangis, jelas saja aku panik. aku takut kau kenapa Napa ketika aku tidak ada." ucap jungkook sambil menyandarkan kepalanya di bahumu.
"Sudahlah oppa, aku baik baik saja. tapi ini beneran loh, dramanya sedih banget, sampe nangis aku cowoknya selingkuh huwaaa!" Ucapmu sambil menepuk punggung Jungkook dengan lembut.
" Udah ah chagii, kau jangan lagi nonton drama drama yang seperti itu, aku tidak mau kau menangis, air matamu itu terlalu berharga untukku." ucap jungkook sambil membelai pipimu.
" Nee oppa nee. " Ucapmu sambil tersenyum.
" Ehh iya chagii. Mianhae besok aku akan melakukan lagi perjalanan bisnis ke Jerman," ucap Jungkook sambil menatapmu.
" Lagi? Oppa kau baru saja kembali beberapa hari yang lalu, apakah kau tidak lelah?" Ucapmu sambil memegang tangan Jungkook.
" Mau bagaimana lagi chagii, jika aku tidak kesana nama baikku dan perusahaan ku akan dipertaruhkan." ucap jungkook meyakinkanmu.
"Ahh begitu, mianhae karena aku tidak mengerti soal perusahaan dan bisnis. Baiklah oppa, aku hanya bisa mendoakan agar perjalananmu berjalan dengan lancar, dan akan lebih bagus jika kau cepat cepat kembali," ucap mu.
" Nee sayang, aku hanya 2 hari saja dijerman, dan eumphhh " ucap Jungkook gugup.
" Ada apa oppa??" Ucapmu heran.
"Mianhae aku akan pergi bersama dengan sekertaris baruku." ucap Jungkook.
" Apakah karena namjoon sedang sibuk lagi?" Ucapmu.
"Ani. Bukan itu chagii, sekertaris ku yang lama tiba tiba saja mengundurkan diri kemarin." ucap Jungkook.
"Lalu?" Tanya mu lagi.
" Lee Kyung he, dia sekarang bekerja diperusahaan ku sebagai sekertaris." ucap Jungkook.
" Ahh aku mengerti, jadi oppa akan pergi bersamanya?" Tanyamu.
" Iya tapi kau tenang saja, aku juga akan membawa Jimin, Jimin akan ikut juga ke Jerman bersamaku." Ucap jungkook.
" Umphh baiklah, jika begitu aku akan mempersiapkan semuanya untukmu pagi pagi sekali." ucapmu yang kemudian bangkit membuat Jungkook terdiam dan menarik sikutmu dengan lembut.
Kau pun akhirnya berbalik dan menatap Jungkook dengan lekat.
" Chagii, jika kau ingin ikut aku akan segera memesan tiket untukmu sekarang juga." Ucap jungkook sambil berharap bahwa kau juga setuju untuk ikut bersamanya ke Jerman.
" Aniyo, bukannya aku tidak mau, oppa aku sudah ada janji bersama dokter seniorku untuk menghadiri acara amal. Jadi mianhae aku tidak bisa." ucapmu dengan sangat menyesal.
"Sudah kuduga! Kau selalu saja begini." Ucap jungkook.
" Oppa kau tidak marah padaku kan?." Ucapmu sambil memerhatikan Jungkook yang terlihat kecewa.
" Andwae." ucap jungkook singkat.
" Tidak .. kau marah!" Ucapmu.
" Sudah kubilang tidak chagii." Ucap jungkook.
" Ahhh jangan bohong . Nanti telingamu merah loh oppa."ucapmu sambil menyentuh telinga jungkook. Ia pun terkejut dibuatnya.
" Chagii,-aaaa!!" Ucap jungkook.
" Aiss aku kelitikin nih." Ucapmu sambil terkekeh membuat Jungkook diam tanpa merasakan apa apa.
" Aku tidak geli kok." Ucap jungkook yang menahan tawanya karena sebenarnya itu sangat geli.
Namun kau terus menggelitik Jungkook.
" Ahh chagiiiiii hentikan. Aku jadi ingin ........ " Ucap jungkook tidak tuntas karena terdengar suara.
Preeettttttss ... Pretttttt pretttttt ...
Mendengar suara itu kau pun terkejut dan seketika menjauh dari Jungkook..
" Yaaaakk oppa!!! Kau buang angin eoh? Iuhhhh jorok sekali!" Teriak mu membuat Jungkook terkekeh.
" Ini semuanya gara gara kamu loh chagii,!! Kenapa menjauh sihhh! Sini dong." Ucap Jungkook melintangkan tangannya membuat kau terkekeh memegangi perutmu.
" Tidak. kau bau oppa,!" Ucapmu sambil menutupi hidungmu.
" Chagii kau itu enak bisa menghirupnya, aku yang bersusah payah mengeluarkannya. begitu cintanya aku padamu sampai wangi kentutku pun aku bagi." Ucap jungkook sambil tertawa.
" Ya tapi jangan di kridit juga kentutnya. Ihhh!!." Ucapmu kesal dan berjalan keluar kamar membuat Jungkook tertawa geli dengan kelakuannya sendiri.
To be continued ..
Jangan lupa komentarnya??