"Aaakhhhh, Sily sakit, sumpah!" teriak Irga. Sily melepaskan gigitannya dari lengan Irga. "Dasar drakula!" Sily mengerucutkan bibirnya. "Bukan Sily yang minta, tapi Kakak bayi." Irga mengusap lengannya. Sudah tiga hari sejak Sily memberitahukan soal kehamilannya pada keluarga Irga dan Amey, dan selama tiga hari itu Irga selalu mendapat gigitan di lengannya. Irga masih tidak mengerti, disaat ibu hamil lain mengidam makanan atau barang, Sily malah mengidamkan mengigit lengan Irga. Jika bukan karena Sily sedang hamil, Irga pasti sudah membungkus gadis itu dengan selimut dan menguncinya dalam lemari. Irga mendekatkan wajahnya ke perut Sily yang sedikit buncit. "Kakak bayi jangan gigit Om Irga mulu, dong. Gantian gigit Tante Amey atau Om Baro." "Kakak bayi bilang maunya gigit Om Irga." Irg

