SB-34

2134 Words

"Selamat pagi … " Sapaan itu membuat Kenzo tersenyum. Calon menantunya akan datang ke kantor sekitar jam sepuluh, sedangkan ini masih jam sembilan pagi. Bukankah dia datang terlalu pagi? Clarissa sengaja datang pagi ini karena ingin membahas suatu hal dengan Kenzo. Bahkan perempuan itu juga membawakan kue untuk Kenzo. “Selamat pagi juga Clarissa,” sapa balik Kenzo dengan senyum ramahnya. Meskipun dia tua dan memiliki banyak uban, nyatanya laki-laki itu masih bisa dikatakan tampan dengan senyum mempesonanya. “Ini masih jam sembilan, bukankah kamu bilang mau kemari jam sepuluh pagi?” Clarissa mengangguk, “Memang. Tapi berubah pikiran.” “Kenapa?” Clarissa menjelaskan jika semalam Giffard datang ke rumahnya. Dia membangunkan banyak orang penghuni rumah Clarissa, perempuan itu pikir jik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD