BAB 49

1487 Words

Haru masih diam, sedangkan sang ibu juga tidak memaksakan kehendak agar Haru memberikan penjelasan dengan cepat. Wanita itu memberikan kelonggaran kepada putrinya, berharap dengan sikap seperti itu Haru bisa jauh lebih terbuka kepadanya. Sepanjang ia merawat Haru, mengajarkan banyak hal, ia juga sangat mengenal kepribadian Haru. Meski pun Haru bukan anak kandungnya, ia sangat tahu apa yang Haru sukai, tidak sukai, bahkan hal-hal kecil lainnya. Haru yang melihat pengertian dari sang ibu menelan ludahnya kasar, ia merasa sangat bersalah kepada ibunya. Haruskah ia membuka semuanya? Mengatakan perasaannya yang begitu salah kepada sang kakak, sampai ia memilih pergi karena tahu semua itu tidak mungkin terjadi. “Ibu,” tegur Haru. Ia langsung memeluk wanita itu, menangis dalam diam, dan menggi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD