Aisyah tersenyum puas saat suaminya benar-benar menepati perkataannya. Sepertinya Dandi sangat kelelahan hingga begitu masuk kamar ia langsung terlelap setelah sebelumnya Aisyah memerintahkan agar laki-laki itu membersihkan mulut. Aisyah menatap dengan lekat saat suaminya masih menutup mata. Memperhatikan wajah tampan mulus itu dengan seksama yang menurutnya sempurna. Aisyah tidak pernah menyangka ia akan dicintai secara brutal oleh laki-laki idaman para wanita, membuatnya kadang tidak percaya dengan semua keberuntungan yang ada. Menikah dengan Dandi tidak hanya mendapatkan kebanggaan karena fisik yang sempurna, tapi secara dompet ia juga aman dan sejahtera. Saat Dandi memaksa ia memang sangat membenci laki-laki itu, fisik sempurna dengan dompet tebalnya tidak menggoyahkan perasaannya pa

