Bohong jika ada manusia yang kuat akan sebuah hinaan. Karena sejatinya lidah lebih tajam daripada pedang. Luka pada tubuh akan sembuh hanya dengan diobati oleh resep dokter, tapi luka pada hati karena sebuah perkataan akan selalu membekas abadi. Sama seperti Aisyah yang sering merasakan sakit hati dari perkataan orang yang tidak menyukainya. Bukannya tidak mendengar setiap kata sumbang yang dilontarkan untuk dirinya saat ia masih berpacaran dulu dengan Dandi, sekarang bahkan Aisyah sangat yakin jika orang-orang akan kembali membicarakannya karena menikah dengan laki-laki cerminan pangeran berhati iblis itu. Dulu ia harus memiliki hati sekuat baja untuk menerima setiap perkataan tidak menyenangkan, sekarang baja itu harus ia tambah lagi agar mampu menahan setiap kata hinaan ataupun sindir

