Berhenti Berharap

1165 Words

Melihat pasangan pengantin baru yang turun dengan saling merangkul membuat Yayah tersenyum karena majikannya semakin terlihat positif. Dandi adalah orang baik dan Yayah bersaksi untuk itu. Menjadi pembantu di rumahnya wanita berumur tiga puluh tujuh tahun itu tidak pernah kekurangan makanan. Keluarga Tibe memanusiakan manusia pada setiap pekerjanya, maka dari itu tidak heran jika mereka begitu dihormati walaupun sifat sombongnya sangat tinggi. "Silahkan makan Aden, Nyonya." Aisyah sedikit kaget saat dirinya disebut Nyonya oleh orang lain. "Panggil Aisyah aja, Teh." "Atuh jangan, tidak sopan saya manggil majikan cuma nama aja." "Panggil Neng aja, Teh." Dandi menginterupsi sebelum perdebatan menjadi panjang. "Nah itu juga boleh," timpal Aisyah dengan tersenyum ramah. "Ya udah kalau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD