Ruang tahanan Bareskrim Polri, Mei 2023 "Makasi banyak, Har. Gue pikir gue nggak ada harapan lagi. Bahkan, kemarin gue mutusin nggak bakal pake jasa penasehat hukum dan akan menerima semua tuduhan mereka. Tapi hati kecil gue nggak terima." Ucapan Lana hanya ditanggapi Mahar dengan senyuman setipis tisue. Melihat Lana kembali mempunyai semangat seperti itu, diam-diam ia merindukan Lana yang pernah dikenalnya dulu. "Ngomong-ngomong, Har, lo sekarang beda banget, ya? Ke mana Mahar si kacamata kotak, yang mukanya jerawatan dan gemuk itu?" "Udah ke laut, Lan." Bahkan tawa Mahar pun terlihat sempurna. Jika dulu tumpukan lemak di perutnya akan ikut bergoyang saat dia terbahak, kini semuanya sudah rata bak papan seluncur. Pesonanya semakin bertambah dengan ceruk kecil yang ada di pipi kanann

