Tabur Tuai

1111 Words

Lima Tahun Kemudian Nisya menghentikan aktifitas memilih sayuran hijau saat sebuah mobil mewah tiba-tiba lewat. SUV hitam itu lalu berhenti tepat di depan warung: tempat Nisya berbelanja. “Selamat pagi, Mba Tri,” kata seorang wanita cantik berbaju merah: yang baru menurunkan setengah kaca mobilnya. Nisya memutar kepala ke arah sumber suara dengan dahi yang berkerut-kerut, lalu tersenyum ramah sambil sedikit menganggukkan kepala. Sayangnya tidak dihiraukan oleh wanita cantik itu. "Eh, Bu cantik. Mampir, Bu." Wanita bernama Tri tersenyum ramah. Tidak seperti pada Nisya tadi, wanita itu membalas senyum. “Nanti saja, Mba. Saya masih ada urusan. Cuma mau menyapa Mba Tri aja. Saya duluan, ya. Mari." Wanita itu lalu menaikkan kaca jendela mobil dan memutar kemudi mobilnya, kemudian melir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD