Mobil yang melaju kencang.

1592 Words

Harumi menatap Clarissa yang masih terlelap di dalam kamar. Dia keluar menuju dapur dan menemukan beberapa makanan yang masih hangat. Lengkap dengan kata-kata penuh perhatian yang tertempel di dekat meja, dan pintu kulkas. "Makan selagi hangat, asinan buah segarmu sudah bisa kupastikan sehat untuk di makan,"  ucap Harumi menarik salah satu kertas yang tertempel di dekat meja makan. Harumi mengerutkan keningnya dengan bibir tersenyun tipis. "Yah, aku yakin, ini pasti dari kekasihnya. Clarissa, benar-benar tak bisa dipercaya. Bagaimana bisa dia menyembunyikan kekasihnya dari sahabatnya? Lihat saja, aku pasti akan menghukumnya." Beralih ke belakang, dia menarik kertas yang tertempel di pintu kulkas. Menarik lalu membacanya. "Jangan lupa minum susumu selagi hangat. Buah segar akan menyus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD