12 | Pergilah

1415 Words

Kelakuan Angga pagi ini membuat Gisa cemberut. Ia menatap kesal ke sarapan yang sudah mereka pesan. Melihat hal itu, Angga mendekatkan kursinya ke dekat Gisa. "Kamu kenapa? Nggak suka sama makanannya?" tanya Angga melihat Gisa tak mempunyai nafsu makan. Gisa menatap Angga sekejap, kemudian ia kembali melihat ke arah nasi goreng yang belum ia makan sesuap pun. "Selera makan saya hilang gara-gara bapak." jawab Gisa jujur dan menohok. "Terus kamu maunya bagaimana? Mau aku suapkan?" tanya Angga sambil menarik piring Gisa. Sebelum piring itu berpindah tempat, Gisa menahannya terlebih dahulu. "Nggak usah. Bapak pikir mood makan saya bisa kembali saat orang yang membuat mood makan saya hilang menyuapi saya?" tanya Gisa kesal. Angga diam sejenak sambil berpikir. "Memangnya aku berbuat salah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD