Part 38

1617 Words

Tok tok tok!   “Masuk.”   “Dafi.”   Dafi mendongak kemudian tersenyum kecil ke arahnya.   Laura pun memasuki ruang kerja Dafi dengan tersenyum lebar, akan tetapi ia tidak mendekat ke arah sang suami yang sedang sangat sibuk. Ia langsung berjalan ke arah lain dari ruangan itu.   “Istirahat makan siang sudah tiba, kenapa kamu masih saja sibuk? Staff di ruang sebelah bahkan sudah keluar mencari makan.” Ujar Laura.   “Ada beberapa dokumen yang harus aku selesaikan sebelum lusa aku berangkat ke Jepang.”   “Jepang?”   Dafi mengangguk. “Penandatanganan kontrak kerjasama dengan Mr. Takada.”   “Oh ...  .”   Laura membuka kotak makan yang ia bawa di atas meja tamu ruangan itu. Sementara Dafi baru saja menutup dokumen kemudian berjalan ke arahnya dengan santai.   “Berapa lam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD