Part 15

1907 Words

“Kak Ara maaf ... .”   Laura menaikkan satu alisnya ketika Dania tiba-tiba melepaskan pelukan Dafi lalu berjalan ke arahnya dengan air mata yang mengalir. Setelah itu memeluknya dengan erat. Kening Laura mengerut lalu menatap ke arah Dafi dan Kevin secara bergantian. Melihat tak ada respons, ia pun hanya membalas pelukan itu, mengelus punggung Dania dengan lembut yang terus menangis dan berujar maaf.   Ada apa ini?   ***   Beberapa jam sebelumnya ...   “Aku gak mau makan ... mual Kev, gak enak.”   Kevin menghela nafas panjang kemudian menatap ke arah Dania, menatap lembut pada perempuan itu. “Sayang ... kalau kamu tidak makan, gimana Baby? Kasihan ... pasti kelaparan. Lihat ... Kak Aura juga ikut sedih melihat Mama-nya seperti ini.”   “Tapi gak enak ... aku gak mau makan ...

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD