Mood Laura hancur, rencana yang sudah ia susun mendadak berantakkan. Sekalipun ia sudah berusaha untuk bangkit, dan menepis semua hal yang dikatakan oleh perempuan itu, akan tetapi tetap saja seluruh ucapan perempuan itu sangat mengganggu kedamaian hatinya. Benaknya yang dengan percaya diri sudah mempercayai Dafi pun. Mendadak goyah kembali. Benarkah Dafi seburuk itu dalam memperlakukan pasangannya? Tapi selama ini ... Dafi baik. Dafi tidak pernah memperlakukannya dengan buruk. Dafi bahkan selalu berusaha menenangkan hatinya ketika ia sedang gundah gulana. Lalu sekarang ... Berhenti berpikir yang tidak-tidak Laura. Lo sama Dafi bukan benar-benar pasangan! Kenapa lo harus pikirin perempuan itu? Laura menghembuskan napas. Benar ... ia dan Dafi hanyalah pasangan yang terikat oleh

