Chapter 33

1722 Words

Felix duduk di sebuah kursi, dengan Gladys yang ada di sisinya. Tak ada pembicaraan antara Felix atau Gladys terlebih dahulu. Karena terasa hening, Gladys memulai membuka suaranya. "Felix, aku merasa gugup." Mendengarnya, Felix menoleh. "Kamu tidak sendiri, untuk apa merasa gugup." Tak lama, setelah itu datang kedua pria dengan setelan formal. Mereka menatap Felix dan Gladys bergantian, lalu mengambil duduk di hadapan mereka. "Pak Felix, selamat siang." Felix dengan wajah datarnya, mengangguk. "Saya tidak butuh basa basi. Saya ingin klien anda untuk melepaskan, dan tidak mengganggu Gladys lagi." Terdengar decakan membuat Felix memaling wajah ke sisi satunya. Pria dengan tatapan tajam, setajam elang itu menatapnya dingin. "Kau seharusnya tidak perlu ikut campur, Tuan Caralos. Ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD