Hukuman

1863 Words

Setelah Candra pergi bekerja, Satya kembali ke rumah Ajeng. Ia sedikit gugup ingin mengatakan untuk mundur saja dari pekerjaan, walau tak mendapatkan izin dari Candra. Supir itu bisa pergi ke desa istrinya dan memulai kehidupan baru di sana. Apa saja asalkan bisa lepas dari belenggu kehidupan Candra dan Ajeng. “Nggak bisa, Pak. Jangan coba-coba berhenti. Kita masih ada urusan yang nggak pernah selesai,” jawab Ajeng sambil membersihkan piring di meja makan. Bibi pelayan rumah masih belum menampakkan diri. “Tapi, Bu, saya cuma ingin hidup tenang saja.” “Nggak akan bisa. Kamu sudah telanjur terlibat. Kamu kira saya bisa hidup tenang sampai sekarang. Saya ada di sini, dia ada di kamar,” tunjuk Ajeng pada kamar Dahlia. “Gimana kalau sewaktu-waktu suami saya pergokin. Ya, saya pasti akan s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD