Takluk

1780 Words

Nyai Melati tahu jika Dahlia sedang berduel dengan pemilik tulang-belulag di tubuhnya. Ia memperhatikan dari sebuah cermin yang menampilkan semua yang terjadi di luar sana. Tertawa lebar dukun cantik itu. Ia tak akan mau kehilangan Dahlia juga tak ingin kehilangan lawan hantu peliharannya. Jadi ia pun akan menunggu dengan tepat kapan akan bertindak. Tak lama setelah itu b***k kesayangannya datang, membawakan sebaris ronce melati baru. Rambut dukun berusia ratusan tahun itu digerai, sangat panjang hingga menyentuh betisnya. Dengan telaten sang b***k menyisir rapu helaian legam itu, lalu menyanggulnya dengan sangat rapi, dan terakhir diberi sentuhan rangkaian bunga melati. Semakin terpancar aura kecantikan sang dukun. Yang jika ia menampilkannya pada manusia biasa di luar sana, akan banyak l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD