Kebencian

1056 Words

Ajeng terpaksa harus ke luar rumah. Kebutuhan makan di dalam sana telah habis. Ingin rasanya ia meminta saja pada Pangeran Satria, tapi rasanya tak mungkin siluman ular itu datang hanya karena hal sepele saja. Jadilah ia pergi berjalan kaki dahulu, lalu mencari taksi menuju swalayan sambil mendinginkan isi kepalanya. Beberapa barang telah diambil oleh wanita itu, dimasukkan dalam keranjang, hanya tinggal mengantri untuk pembayaran saja. Sebelum benar-benar kembali, ia melihat-lihat tempat lain. Pikir Ajeng, ia benar-benar harus menikmati hidupnya yang sudah menjadi b***k siluman ular, ia pergi membeli beberapa helai baju juga pernak-pernik lainnya. Memanjakan diri setelah sekian banyak kejadian buruk yang ia alami. “Sendirian aja ke sini?” sapa sebuah suara yang dikenal Ajeng. Wanita i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD